“Dari Sabang Sampai Merauke” salah satu Lagu Nasional
yang tidak asing lagi bagi kita sebagai Warga Negara Indonesia. Lagu tersebut
menggambarkan Indonesia terdiri dari pulau-pulau yang sambung menyambung
menjadi satu yang dikenal sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita banggakan ini. Indonesia
merupakan bangsa yang sangat besar, bukan karena wilayahnya yang luas melainkan
juga kekayaan budaya yang dimilikinya. Selain keberagaman budaya yang dimiliki,
Tuhan juga memberikan Sumber Daya Alam yang sangat melimpah. Namun pertanyaannya
saat ini, sudahkah KITA memanfaatkan kekayaan alam dan budaya yang kita miliki
ini? Atau kah sebaliknya kita terlena dan menjadi malas untuk terlepas dari Zona Nyaman ini? Semuanya tergantung
pada diri kita sendiri untuk menyikapinya!!!!
Kekayaan alam yang
berlimpah dan keanekaragaman budaya yang tersebar Dari Sabang Sampai Merauke diibaratkan sebuah Pisau yang memiliki
dua sisi yang berbeda. Di satu sisi hal ini membawa dampak positif apabila kita
bisa memanfaatkan kekayaan alam Indonesia secara bijak atau mengelola
budaya-budaya yang beragam untuk kesejahteraan rakyat, namun di sisi lain dapat
menimbulkan masalah yang baru buat bangsa Indonesia. Dengan wilayah yang luas
dan budaya yang beragam itu akan menghasilkan karakter atau manusia-manusia
yang berbeda pula sehingga dapat mengancam keutuhan bangsa Indonesia. Hal
tersebut dapat kita lihat dari fenomena-fenomena yang terjadi dimana terjadi
konflik sosial pada masyarakat akibat isu SARA (Suku, Adat, Ras, dan Agama),
upaya pemberontakan untuk melepaskan diri dari wilayah NKRI seperti GAM, OPM,
dll.

